Allahku, Pembimbing, Junjungan dan Pendampingku,Engkau telah akrab mendampingi aku dan bersama-Mu menempuh lebih banyak tahun-tahun daripada yang dapat kuhitung.

Melalui musim panas yang penuh sukacita dan musim dingin yang penuh ketidakpuasan, menempuh musim semi yang penuh janji dan musim-musim gugur yang menekan, Engkau tak pernah lalu dari sisiku.

Ketika aku terjatuh, Engkau mengangkat daku.

Ketika dengan sembrono aku berjalan di tepi kehancuran, Engkau hadir untuk menarik daku.

Kendati ketika daku berteriak memprotes dan memberontak,hukuman-Mu terasa lembut dan kasih-Mu tinggal tetap.

Kini jam kehidupanku semakin larut, ya Allah, dan terkadang aku merasa benci.

Ampunilah daku kalau aku menoleh ke belakang ya Tuhan yang pengasih, terkecuali aku melakukannya untuk bermegah atas kehadiran dan pemeliharaan-Mu dalam menempuh tahun-tahun dalam hidupku.

Aku tidak berusaha menjadi lebih muda dalam usiaku, melainkan agar tetap muda dan selalu segar dalam Roh-Mu.

Karuniailah kepadaku ya Allahku, agar Roh-Mu yang kekal boleh membasahi kembali sumur-sumur yang kering dari kehidupanku, agar kendatipun tulang-tulangku sakit dan kegiatanku meredup, hidupku boleh tetap menjadi sumber air hidup bagi saudara-saudaraku dan sesama di sekitarku.

Amin

Iklan