Manajer sebuah perusahaan besar mendapat serangan jantung, dan dokter menyuruhnya pergi selama beberapa minggu ke sebuah peternakan untuk bersantai. Orang itu pergi ke sebuah peternakan, dan setelah beberapa hari ia sangat bosan, maka ia meminta petani untuk memberinya beberapa tugas untuk dilakukan.

Petani menyuruhnya membersihkan kotoran sapi. Petani itu berpikir bahwa dengan seseorang yang datang dari kota, dengan seluruh kehidupannya yang hanya duduk di kantor, ia akan memerlukan lebih dari seminggu untuk menyelesaikan pekerjaan, tapi dia terkejut karena manajer itu menyelesaikan pekerjaan dalam waktu kurang dari satu hari.

Keesokan harinya petani memberikan sang manajer pekerjaan yang lebih sulit: untuk memotong 500 kepala ayam. Petani yakin bahwa manajer tidak akan dapat melakukan pekerjaan itu, tapi pada sore hari ternyata pekerjaan itu telah selesai.

Keesokan paginya, karena sebagian besar pekerjaan di ladang telah selesai dikerjakan, petani meminta manajer untuk membagi sekantong kentang dalam dua kotak: satu kotak dengan kentang kecil, dan satu kotak dengan kentang besar.

Pada sore hari petani itu melihat bahwa manajer duduk di depan keranjang kentang, tetapi dua keranjang tadi kosong. Petani itu bertanya kepada manajer:

“Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan sulit pada hari pertama, dan sekarang Anda tidak bisa melakukan pekerjaan sederhana seperti ini?”

Manajer itu menjawab: “Dengar, sepanjang hidupku aku biasa ‘memotong kepala’ dan berhadapan dengan ‘kotoran’ di kantor, tetapi sekarang Anda meminta saya untuk membuat keputusan…”