Kata Pengantar
Doa adalah nafas hidup untuk jiwa manusia. Seorang dari murid-murid Yesus minta “ajarlah kami berdoa !” Yesus memberikan mereka  (dan kita)  doa yang sempurna sebagai contoh dan cara kami harus berdoa yang tepat.
Manusia karena kejatuhannya dalam dosa, tidak layak lagi menghubungi Allah, yang suci dan agung. Allah tidak bisa bergaul dengan dosa-dosa dan manusia yang melakukannya.
Di luar Kristus Yesus, tidak mungkin mencari muka Tuhan karena manusia sudah berdosa sampai hukuman mati. Tetapi Allah sendiri telah buka jalan supaya manusia dapat dihubungi Dia lagi.
Melalui jasa Yesus Kristus, yang mengandung siksa kita di kayu salib, kita diperdamaikan dengan Allah pula.

Yesaya 53:5
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh  karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita  ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur–bilurnya kita menjadi sembuh.

Di luar Kristus hanya ada kegelapan.  Di luar Kristus tidak ada jalan kelepasan.  Di luar Kristus tidak ada keselamatan.  Di luar Kristus tidak ada harapan. Di luar Kristus manusia akan binasa.

Yesaya 33:4
Orang–orang yang berdosa terkejut di Sion orang–orang murtad diliputi  kegentaran. Mereka berkata: “Siapakah di antara kita yang dapat tinggal  dalam api yang menghabiskan ini? Siapakah di antara kita yang dapat  tinggal di perapian yang abadi ini?”

Yohanes  14:6
Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada  seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yohanes  6:44
Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada–Ku, jikalau ia tidak ditarik  oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Doa seorang Kristen sangat pribadi dan baiklah kita berdoa kata-kata milik sendiri, yang muncul dari lubuk hati, yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Tetapi seperti murid-murid Yesus minta tolong cara mendoa, begitu pula kumpulan doa ini semoga ada bantuan mencari muka Allah pada saat teduh. Setiap doa diiringi oleh bacaan pasal Alkitab.  Yakobus 1:5  Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia  memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan  murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit –,  maka hal itu akan  diberikan kepadanya.